Baca Kumpulan Cerpen Menarik Hanya Di Sini
Tidak semua persahabatan berakhir indah

Tidak semua persahabatan berakhir indah

December 07, 2020adminCerpen0 1316x

Author: Nafisah Dwi Putri
Genre: Fiksi Remaja
Publish: 23 Jan 2021

Sesuatu yang berharga adalah ikatan sahabat, bagiku sahabatku adalah keluarga ke 2 untukku, tempatku bercerita tentang apa yang kusuka, misalnya cerita tentang cowok, tapi tak pernah kukira persahabatanku berubah, hanya karena kata cinta.

Semua berawal saat hari pertama aku masuk sekolah, aku dan sahabatku masuk ke sekolah yang sama, bahkan kita masuk kelas yang sama, entah itu kebetulan atau memang takdir kita, hari-hari berlalu tetap saja kita selalu bersama, bahkan kita selalu berdua, gak ada yang namanya temen baru, di suatu ketika saat aku sedang membaca, temanku datang lalu bercerita.

“Riri, lu tau gak tadi gue berangkat bareng sama Arka dong,” ucap Syifa tampak bahagia, “

Ya gak taulah fa, orang gue gak berangkat bareng sama lu,” ucapku sambil menyimpan buku yang tadi aku baca,

“Iya juga sih,” ucap Syifa,

“Tapi btw, Arka tuh siapa?” Tanyaku,

“Ohh iya, gw belum kasih tau lu, dia tuh cowok yang gue suka sih, tapi baru-baru ini,” ucap Syifa,

“Oh gitu ya.” Ucapku.

Dan percakapan itu terus berlanjut sampai guru pun datang, beberapa jam kemudian, akhirnya jam sekolah pun selesai, waktunya untuk pulang.

Keesokan harinya sesampainya aku di sekolah, Syifa berubah dia tak sedikit pun menyapa atau pun bertanya padaku, dia hanya diam dan tidak berbicara, di saat jam istirahat pun dia pergi sendiri tanpa mengajakku, semua itu berlangsung selama 3 hari, dan aku mencoba untuk berbicara dan bertanya padanya.

“Syifaa, tolong dengerin gue kali ini aja,” ucapku memohon pada Syifa

“Apa?” Ucap Syifa,

“Lu kenapa sih sebenernya?, udah 3 hari lu cuekin gue, gak sedikit pun ngomong sama gue,” ucapku,

“Gue cuma lagi mau sendiri, soalnya akhir-akhir ini kalau deket sama lu rasanya pengen marahmarah,” ucap Syifa,

“Kok gitu? Emang gue salah apa sama lu?,” tanyaku pada Syifa,

“Karena cowok yang gue suka, sukanya sama lu,” ucap Syifa dengan nada tinggi,

“Gini ya gue jelasin, guekan belum tentu suka sama cowok itu, terus cowok yang gue suka bukan dia, kenapa sikap lu berubah, seharusnya lu bilang sama cowok itu, yang suka sama cowok itu lu bukan gue, jangan kaya gini deh fa, kita tuh temenan udah dari kecil, kenapa lu malah memperbesar masalah dengan cara lu jauhin gue, semua itu gak akan nyelesain masalah kalau lu gak selesain dengan cara baik-baik!” ucapku panjang lebar,

“Gue minta maaf lu juga tau sikap gue kaya gini, gue cuma ngikutin kata hati gw, kalau menurut gue ini jalan terbaik buat persahabatan kita, yaudah lebih baik persahabatan kita berhenti sampe sini” ucap Syifa,

“Tapi fa, masa cuma gara-gara cowok lu jadi kaya gini” ucapku.

Syifa pun pergi tanpa mengucapkan sepatah kata apapun, sejak hari itu hubungan persahabatanku dengan Syifa benar-benar berakhir, aku kira persahabatan kita akan bertahan lebih lama, ternya tidak dia berubah hanya karena orang yang dia suka, aku pun jadi tau bahwa tak semua persahabatan berakhir indah, bahkan sampai sekarang pun kita tak pernah bertemu lagi.

0 COMMENTS
Be The First To Comment Here

Leave a Reply

Name:


Comment: